Gareth Southgate: Hanya Tertarik Melatih Klub Besar di Premier League

Bagikan

Mantan pelatih timnas Inggris, Gareth Southgate, menegaskan bahwa ia hanya tertarik melatih klub-klub besar di Premier League. Setelah delapan tahun memimpin Inggris dan kalah di final Euro 2024, Southgate kini menganggur dan menimbang opsi kembali ke manajemen klub. Ia percaya pengalaman panjangnya bersama tim nasional memberinya perspektif unik untuk menghadapi tantangan di klub papan atas.

Gareth-Southgate-Hanya-Tertarik-Melatih-Klub-Besar-di-Premier-League

Southgate mengingatkan bahwa posisinya sebelumnya di Inggris sudah memberinya pengalaman luar biasa. Ia menyebut malam-malam berkesan bekerja dengan pemain hebat dan menikmati kebebasan tanpa campur tangan pemilik klub. “Saya pernah memiliki salah satu pekerjaan terbesar di dunia sepak bola, jadi saya dimanjakan,” ujarnya di podcast The Football Boardroom.

tebak skor hadiah pulsa 100k  

Mantan pelatih berusia 55 tahun ini menambahkan bahwa kritik publik yang menyebutnya “tidak menang” tidak membuatnya tergesa-gesa kembali. Ia ingin bukti keberhasilan melalui klub besar, bukan sekadar pengalaman biasa di Liga Premier. “Jika saya ingin membuktikan diri, saya harus bergabung dengan salah satu klub besar,” katanya.

AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!

aplikasi shotsgoal  

Hanya Klub Besar yang Bisa Memikat

Southgate menegaskan, ia tidak memiliki hasrat untuk melatih sembarang klub di Liga Premier. Ia pernah memimpin Middlesbrough dari 2006 hingga 2009, dan tidak ingin mengulangi pengalaman di klub-klub papan tengah hanya untuk pencapaian semu. Menurutnya, beberapa klub saat ini seperti Bournemouth atau Brighton berada di posisi menengah yang tidak menarik bagi ambisinya.

Ia ingin tantangan yang sesuai dengan reputasinya dan pengalaman yang dimiliki. “Saya tidak merasa perlu hanya untuk mengatakan saya pernah melatih di Premier League,” kata Southgate. Ia percaya bahwa menang di level tertinggi memerlukan sumber daya, dukungan, dan struktur yang ada di klub-klub besar.

Southgate juga menekankan pentingnya stabilitas klub. Ia ingin bekerja tanpa gangguan pemilik dan manajemen yang bisa menghambat proses tim. Pengalaman di tim nasional memberinya pemahaman tentang bagaimana memimpin tim besar dengan tekanan tinggi, yang menurutnya sangat relevan untuk klub papan atas.

Baca Juga: Rob Edwards Lega Wolves Selamat dari Rekor Buruk Derby County

Keyakinan Southgate Akan Kemampuannya

Keyakinan-Southgate-Akan-Kemampuannya

Southgate yakin ia mampu melakukan pekerjaan lebih baik daripada beberapa pelatih sebelumnya di klub besar. Ia menganggap pengalamannya menangani tim nasional memberi modal taktis dan psikologis untuk menghadapi tekanan di Premier League. “Apakah saya pikir saya bisa melakukan pekerjaan yang telah dilakukan beberapa orang sebelumnya? Saya pikir saya bisa,” ujarnya.

Namun, ia juga realistis soal beban yang datang dengan posisi tersebut. Penunjukannya di klub besar bisa menimbulkan kegaduhan, baik dari media maupun penggemar. Southgate memahami risiko tersebut dan menekankan bahwa ia tidak ingin terburu-buru dalam memilih klub berikutnya.

Ia menambahkan bahwa kesibukan sebagai pelatih tim nasional membuatnya belum siap kembali ke bangku cadangan. Southgate menegaskan, ia tidak aktif mencari peran baru dan bersedia menunggu kesempatan yang sesuai. “Jika final Eropa itu adalah bagian terakhir, saya tidak akan mengkhawatirkannya,” kata Southgate.

Perspektif Southgate Tentang Masa Depan

Dengan Thomas Tuchel kini memimpin Inggris, Southgate berfokus pada refleksi pribadi dan persiapan untuk peluang berikutnya. Ia menunjukkan sikap sabar dan selektif dalam menentukan langkah karier berikutnya. Prioritasnya adalah klub yang menawarkan tantangan besar, sumber daya memadai, dan lingkungan yang mendukung kesuksesan jangka panjang.

Southgate menekankan bahwa pengalaman di tim nasional memberi pelajaran berharga soal manajemen pemain, strategi, dan tekanan publik. Ia percaya hal ini akan membuatnya siap menghadapi tantangan di klub besar ketika waktu yang tepat datang.

Mantan pelatih Inggris ini tetap menjadi figur penting dalam percaturan Premier League, dan pilihan klub berikutnya diprediksi akan menjadi sorotan media. Dengan sikap selektif dan keyakinan pada kemampuan sendiri, Southgate berpotensi menjadi kandidat utama untuk kursi manajerial bergengsi di Liga Inggris. Nantikan terus kabar terbaru seputar sepak bola menarik lainnya hanya di footballfixedtips.com.