Ryan Alebiosu: Perjalanan Blackburn Rovers dan Debut Internasional yang Penuh Tantangan

Bagikan

Ryan Alebiosu, bek Blackburn Rovers berusia 24 tahun, menyebut debutnya untuk timnas Nigeria di Piala Afrika (AFCON) sebagai momen paling membanggakan dalam hidupnya. Ia tampil penuh 90 menit saat kemenangan Nigeria atas Uganda pada 30 Desember, meskipun mengalami cedera setelah bertabrakan dengan papan iklan. Alebiosu kemudian menjalani perawatan di rumah sakit dan harus absen dari sisa turnamen, namun tetap tinggal bersama skuad Super Eagles di Maroko.

Ryan-Alebiosu-Perjalanan-Blackburn-Rovers-dan-Debut-Internasional-yang-Penuh-Tantangan

Pengalaman ini menurut Alebiosu, sangat berarti bagi dirinya dan keluarganya. “Saya masih memikirkannya setiap hari hingga saat ini. Bermain untuk tim nasional selalu merupakan suatu kehormatan,” ujarnya. Meski cedera, performanya dalam pertandingan debut tetap impresif dengan akurasi umpan 93% dan kontribusi defensif yang solid.

tebak skor hadiah pulsa 100k  

Cedera tersebut memang membuat frustrasi, terutama karena ia tidak bisa menyelesaikan turnamen. Alebiosu awalnya mendapat sinyal kemungkinan bermain kembali, tetapi peluangnya terus menipis hingga ia akhirnya dipastikan absen dari pertandingan berikutnya. Nigeria sendiri meraih medali perunggu setelah kalah di semifinal melalui adu penalti melawan tuan rumah Maroko.

AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!

aplikasi shotsgoal  

Persaingan Posisi dan Tantangan Kembali ke Klub

Alebiosu masuk ke skuad Nigeria karena cedera bek kanan utama Ola Aina. Bersama Bright Osayi-Samuel dan Chidozie Awaziem, persaingan di posisi bek kanan cukup ketat. Dengan Aina yang sudah pulih dan Osayi-Samuel yang tampil mengesankan, Alebiosu menyadari ia harus terus menunjukkan performa terbaik di level klub untuk mempertahankan peluangnya kembali ke Super Eagles.

Setelah kembali ke Blackburn, Alebiosu menjalani pemulihan intensif setelah absen latihan selama tiga minggu. Ia juga sempat menghadapi cedera hamstring di liga, yang menambah tantangan sebelum bisa bermain kembali. Kehadiran pelatih baru Michael O’Neill di klub juga memberikan dinamika baru bagi pemain muda ini.

Baca Juga: Pulisic Diperingatkan Rekan Setimnya, Persahabatan di Milan Bisa Berakhir di Piala Dunia 2026

Kontribusi Alebiosu untuk Blackburn Rovers

Kontribusi-Alebiosu-untuk-Blackburn-Rovers

Meski menghadapi cedera dan persaingan ketat, Alebiosu tampil dalam dua pertandingan terakhir Blackburn di Championship, termasuk kemenangan penting 3-1 atas Queens Park Rangers pada 14 Februari. Hasil ini membantu Rovers menjaga jarak dari zona degradasi dan membangkitkan moral tim.

Alebiosu menekankan pentingnya kemenangan tersebut untuk menyatukan skuad dan penggemar. “Dentuman sorak sorai penggemar membangun energi ke tim. “Kekompakan tim sangat penting dan itu membantu kami melewati masa sulit,” katanya.

Fokus pada Sisa Musim

Bergabung dengan Blackburn pada Juli 2025 dari Kortrijk, Alebiosu dengan cepat menjadi pemain kunci, mencetak satu gol dan dua assist dari 21 penampilan liga musim ini. Minat dari klub Serie A Genoa pun muncul, namun Blackburn menolak tawaran lebih dari 5 juta euro.

Saat ini, Alebiosu menegaskan fokusnya adalah menyelesaikan paruh kedua musim dengan hasil maksimal. “Musim ini adalah musim penuh, jadi kami perlu keluar dari zona degradasi dan melihat sejauh mana bisa melangkah. Itu adalah tujuan kami semua,” tuturnya. Ia siap memimpin Rovers menghadapi tiga pertandingan kandang berturut-turut dan membantu tim mencapai target bertahan di Championship. Nantikan terus kabar terbaru seputar sepak bola menarik lainnya hanya di footballfixedtips.com.