Satu Telepon Gagalkan Misi Transfer Manchester United

Bagikan

Manchester United kembali menunjukkan ambisinya untuk membangun ulang kekuatan tim. Setelah mendatangkan beberapa pemain baru pada tahun 2025 seperti Benjamin Sesko, Matheus Cunha, Bryan Mbeumo, dan Senne Lammens, manajemen ingin melanjutkan perombakan skuad. Fokus berikutnya adalah memperkuat sektor pertahanan, khususnya di posisi bek kiri.

Satu Telepon Gagalkan Misi Transfer Manchester United

Perubahan ini bukan tanpa alasan. MU ingin memiliki kedalaman skuad yang lebih solid agar mampu bersaing di Premier League dan kompetisi Eropa. Selain mencari gelandang tengah untuk menggantikan Casemiro yang akan hengkang, sisi kiri pertahanan dianggap sebagai area yang perlu peningkatan kualitas.

tebak skor hadiah pulsa 100k  

Nama Alejandro Balde dari Barcelona sempat masuk dalam radar utama. MU dikabarkan siap mengajukan tawaran besar demi memboyong bek muda tersebut. Namun, harga yang ditawarkan disebut masih belum memenuhi ekspektasi klub asal Spanyol itu.

AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!

aplikasi shotsgoal  

Federico Dimarco Jadi Target Serius

Selain Balde, MU juga membidik Federico Dimarco dari Inter Milan. Bek sayap berusia 28 tahun itu tampil luar biasa dalam beberapa musim terakhir. Konsistensinya membuat namanya masuk dalam jajaran bek kiri terbaik di Serie A.

Musim ini, Dimarco menunjukkan performa impresif dengan torehan assist yang mengesankan. Dalam 24 pertandingan liga, ia mampu mencatatkan 15 assist. Statistik tersebut menjadikannya salah satu pemain paling produktif dari sisi pertahanan di Eropa.

Ketertarikan MU terhadap Dimarco bukan sekadar rumor. Perwakilan klub Inggris itu bahkan dikabarkan hadir langsung untuk memantau penampilannya saat Inter menghadapi Juventus. Hal ini menandakan keseriusan Setan Merah untuk merekrutnya.

Baca Juga: Dick Advocaat Mengundurkan Diri, Curacao Siap Sambut Pelatih Baru

Satu Telepon yang Menghentikan Segalanya

Satu Telepon Gagalkan Misi Transfer Manchester United

Namun, harapan Manchester United untuk mendapatkan Dimarco runtuh dengan cepat. Menurut laporan media Italia, hanya dibutuhkan satu panggilan telepon untuk memastikan bahwa transfer tersebut tidak akan pernah terjadi. Inter Milan dengan tegas menolak kemungkinan melepas sang pemain.

Bukan hanya pihak klub yang menutup pintu, tetapi Dimarco sendiri juga disebut tidak memiliki keinginan untuk hengkang. Ia merasa nyaman dan memiliki ikatan kuat dengan Inter. Situasi ini membuat MU tidak memiliki ruang negosiasi sama sekali.

Keputusan tersebut menjadi pukulan bagi rencana transfer MU. Setelah melakukan pemantauan dan persiapan tawaran, semuanya seolah berakhir sebelum benar-benar dimulai. Satu komunikasi singkat cukup untuk mengakhiri ambisi besar tersebut.

Dimarco Diakui sebagai Bek Kelas Dunia

Status Dimarco sebagai salah satu bek kiri terbaik dunia juga diakui oleh banyak pihak. Legenda Real Madrid, Roberto Carlos, bahkan memujinya secara terbuka. Menurutnya, Dimarco memiliki kualitas luar biasa dan layak disebut sebagai yang terbaik di posisinya saat ini.

Pujian tersebut semakin memperkuat alasan mengapa Inter enggan melepasnya. Pemain dengan kontribusi ofensif dan defensif seimbang seperti Dimarco sangat sulit digantikan. Ia bukan hanya bek kiri biasa, tetapi juga sumber kreativitas tim. Bagi Manchester United, kegagalan ini menjadi pelajaran penting dalam strategi transfer.

Mereka kini harus segera mencari alternatif lain untuk memperkuat lini pertahanan. Bursa transfer masih panjang, namun satu hal jelas, tidak semua target bisa didapatkan hanya dengan tawaran besar. Nantikan terus kabar terbaru seputar sepak bola menarik lainnya hanya di footballfixedtips.com.